Penyebab sakit bahu bisa berasal dari berbagai hal, mulai dari gangguan otot, sendi, saraf, hingga kebiasaan sehari-hari. Berikut beberapa penyebab utamanya:
1. Cedera atau Ketegangan Otot
Terjadi karena aktivitas berlebihan, mengangkat beban berat, atau posisi tidur yang salah.
Otot dan tendon di sekitar bahu bisa mengalami peradangan (tendinitis) atau robekan kecil (strain).
Disebabkan oleh peradangan pada bursa, yaitu kantung kecil berisi cairan yang berfungsi mengurangi gesekan di sendi bahu.
Biasanya terasa nyeri saat digerakkan dan memburuk ketika tidur di sisi bahu yang sakit.
3. Tendinitis atau Robekan Rotator Cuff
Rotator cuff adalah sekumpulan otot dan tendon yang menjaga stabilitas bahu.
Jika mengalami peradangan atau robek, akan muncul nyeri tajam saat mengangkat lengan atau saat menjangkau sesuatu.
4. Arthritis (Radang Sendi)
Penyebab umum pada orang usia 40 tahun ke atas.
Osteoarthritis atau pengapuran sendi bahu dapat menyebabkan nyeri, kaku, dan pergerakan terbatas.
Saraf kejepit di leher (servikal) bisa menjalar hingga ke bahu dan menyebabkan nyeri tumpul atau kesemutan.
6. Masalah pada Sendi Bahu
Misalnya dislokasi (pergeseran sendi), instabilitas bahu, atau frozen shoulder (bahu beku) — kondisi di mana bahu sulit digerakkan karena kekakuan jaringan di sekitarnya.
7. Masalah dari Organ Lain
Kadang nyeri bahu bukan dari bahu itu sendiri, tapi akibat masalah lain seperti:
Penyakit jantung (angina, serangan jantung) — nyeri terasa menjalar ke bahu kiri.
Gangguan empedu atau liver — nyeri bisa terasa di bahu kanan.